The Obonk Steak Terdekat, 11 Fakta The Obonk Steak Medan

Sejujurnya ini kali pertama saya singgah ke Steak Obonk Terdekat menyantap steak daging premium di Steak Obonk Medan, biasa dong ya karena riang gembira saya unggah deh ke stories pengalaman menikmati steak daging bakar dari The Obonk Steak, kerabat dari Jogja ngejapri jadi tau ternyata The Obonk Steak bukan pemain baru di bisnis kuliner steak.

Ada janji temu dengan personel lain di komunitas Blogger Medan Blog M untuk menghadiri jamuan icip-icip steak, berangkat jam 3.15 sore suasana di kecamatan Medan Johor masih sangat bersahabat untuk berkendara naik motor tanpa jaket. Pikirku karena janji temu di sore hari yang biasanya walau panas nuansa langit yang berawan begitu ramah, itu hari entah mengapa begitu berbeda. Jam 3 sore berangkat dari Medan Johor menuju lokasi The Obonk Steak penuh perjuangan, sengaja kebut-kebutan agar angin yang terbawa menjadi penyejuk di sore yang panas. Di ujung pekan jalanan tidak begitu menguras emosi, malahan terbilang lengang walau di berapa titik menguras waktu sebab persimpangan lampu merah.

the obonk steak medan

Sesampainya di depan portal menuju parkiran, ketika portal terbuka seperti adegan melambat, saya mengendarai motor sambil melihat bangunan The Obonk Steak yang memanjang. Tanaman hijau tampak berbaris mengelilingi dinding bangunan yang sejenak membuat saya teduh memandang setelah panas di perjalanan membuat hampir puyeng. Sekilas pengantar untuk sedikit memberi gambaran bahwa cuaca itu hari di perjalanan menuju The Obonk Steak cukup panasnya untuk berjemur menghitamkan kulit layaknya di pantai, namun setelah sampai ke lokasi disapa dengan bangunan konsep industrialis yang meneduhkan mata jadi lupa di perjalanan panas-panasan.

Kisah Pisau Dan Garfu Di Meja Makan

Jika sekawanan Blogger Medan sudah kumpul, ada saja riuh canda yang terceritakan, dari mulai air hangat rendaman pisau dan garfu yang hampir diminum, hingga berebut spot lokasi untuk sesi foto sajian steak. Sajian steak double ribs terhidang di meja saya dan tampak istimewa menggugah selera, atau mungkin alasannya karena persepsi rasa yang sudah terbangun sejak saya diajak masuk dapur melihat bagaimana proses double ribs ini dibakar. Kesempatan bisa melihat langsung prosesnya masuk ke dapur The Obonks Steak mungkin tidak akan terulang lagi, saya sangat antusias melihat bagaimana lembaran daging dicelupkan saus barbekyu yang melimpah dan dibakar menggunakan arang hingga tercium aroma lezatnya.

obonk steak medan

Misteri Daging dan Rasa Kantuk Teramat Berat

Ceritanya, masuk usia 30an ketika pergi menghadiri resepsi nikah yang menghidangkan rendang daging dan segala jenis penganannya, saya dengan sangat antusias menyendok rendang dagingnya dituang ke piring. Setelah piring lengkap dari nasinya hingga kerupuknya, saya bawa ke kursi tama menyantapnya di sana, sepulangnya atau malah masih di perjalanan pulang rasa kantuk teramat berat. Terus istri meledek canda, bahwa usiaku sudah tua tidak bisa makan rendang daging mungkin ada bakat kolesterol. Tapi anehnya saya iris steak daging ini dan memakannya, tidak ada rasa kantuk sama sekali, mungkin karena dagingnya premium beda dengan daging yang digunakan di sajian rendang daging acara pesta.

Double Ribs Yang Bikin Rindu

Untuk penikmat steak pasti sangat paham seperti apa kualitas dan proses membakarnya, izinkan saya mengulasnya berdasarkan pengalaman menikmati sepiring double ribs ini. Ketika dagingnya saya iris, bumbu meresap hingga ke dalam warnanya pun hampir coklat kehitaman, mungkin ini yang dinamakan tingkat kematangan sempurna Well Done. Tingkat kematangan sempurna ini membutuhkan suhu 70-90 derajat celcius agar saus barbekyu meresap hingga ke dalam dagingnya, ada 5 tingkatan selama proses pembakarannya Well Done 70-90°C, Medium Well 65-69°C, Medium 60-65°C, Medium Rare 55-60°C, dan Rare 48-50°C. Saus barbekyu khas The Obonk Steak juicy dan melimpah, semua daging tertutup saus barbekyu dan rasa nikmat saus barbekyu hingga ke lapisan dagingnya. Dalam 1 porsi double ribs ada 2 rib local 300gr, Potato Wedges, Mix. Vegetables.

obonk steak medan

Beef Nugget Favorit Si Kecil

Double Ribs ini porsinya banyak sekali, menyantap 1 ribs saja sudah mengenyangkan jadinya saya pergi ke kasir untuk take away double ribs yang tidak habis. Sekalian deh pesan yang lain untuk si kecil di rumah, teringat kesukaannya nugget dan ada di menu Beef Nugget jadinya pesan deh untuk dibawa pulang. Sampainya di rumah, double ribs tadi yang tinggal setengah porsi dibungkus kertas alumunium foil sehingga mudah jika ingin dipanaskan di oven. Beef Nugget si kecil tidak berhenti minta tambah terus, dari 5 bola beef nugget habis sendiri 3 beef nugget yang pasti tanpa sausnya. Saya pun icip 1 bola beef nuggetnya dan ternyata memang endul, enak betul!

Double Ribs 127.273
Iced Americano 15.455
Beef Nugget 27.273

obonk steak medan

Steak Daging Legendaris Cita Rasanya Mengajak Nostalgia

Awalnya masih belum percaya kalau steak obonk sudah ada sejak lama, karena konsep tempat makannya itu kekinian, beberapa spot sangat instagramable baik di dalam maupun di luar dengan tanaman hijaunya. Penamaan Obonk ternyata berasal dari bahasa jawa, yaitu ‘kobong’ bermakna ‘terbakar’ sesuai dengan proses steak daging ini dibakar menggunakan arang. Pada tahun 90an konsep sasaran konsumen menargetkan masyarakat golongan ekonomi menengah ke bawah, dengan tujuan agar masyarakat juga bisa menyantap sajian steak dengan harga yang terjangkau. Karena pada masa itu sajian steak masih terbilang sajian makanan mewah untuk kalangan menengah ke atas saja.

Obonk Steak Yang Dulu Dan Sekarang Pemilik Masih Sama

Steak obonk punya siapa? Jika sudah familiar dengan merek Obonk Steak yang dulu, pemiliknya juga sama dengan Obonk Steak yang sekarang, hanya tampilan tempat makannya saja yang berbeda lebih berkonsep kekinian ramah pengunjung. Pak Sugondo adalah pemilik dari The Obonk Steak, pada tahun 1993 restoran steak daging pertama kali dirintisnya di Solo, ternyata merek The Obonk Steak adalah merek ketiga yang mendapat tempat di hati para pelanggannya. Kegagalan Pak Sugondo juragan steak di tahun pertama merintis tidak membuatnya menyerah, malahan banyak pelajaran sehingga merek The Obonk Steak menarik pasar penikmat steak. Outlet pertamanya ‘Casper Steak di Solo’ mengalami kegagalan dan membuka outle kedua ‘kafe solo di Jogja’ dua kali gagal seperti menantang pak Sugondo untuk sukses, hingga merek ketiga di tahun 1995 sukses pesat The Obonk Steak di Solo dan tahun 1997 membuka banyak caband di berbagai kota.

Resep Saus Barbekyu Yang Bikin Kangen

Rahasia menu steak obonk pak Sugondo ternyata resep steak ibundanya, kemudian beliau membuat saus barbekyu otentik yang disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Dengan resep rahasia steak sang ibunda dan saus barbekyu khas pak Sugondo, tidak heran The Obonk Steak and Ribs masih berdiri dan bersaing dengan merek-merek steak baru dengan berbagai konsep yang ditawarkan. Hingga sekarang The Obonk Steak masih akan melebarkan pasarnya agar banyak lagi masyarakat bisa menikmati steak daging istimewa dengan harga yang ramah. Setidaknya sudah banyak cabang steak obonk di kota besar dan terus akan bertambah, ketika tulisan ini ditulis ada 5 cabang dan Medan cabang ke 6.

📍 Steak Obonk BATAM : Ruko Greenland Jl. Raja M Tahir No.15, Tlk. Tering, Batam
📍 Steak Obonk SURAKARTA : Jl. Prof. DR. Supomo No.11, Sriwedari, Surakarta
📍 Steak Obonk JAKARTA : Jl. Raden Inten II, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur
📍 Steak Obonk JAKARTA : Jl. Jatiwaringin No. 32B, Jakarta Timur
📍 Steak Obonk BALI : Jl. Teuku Umar No.35, Dauh Puri Klod, Denpasar
📍 Steak Obonk MEDAN : Jl. T. Amir Hamzah No.42 – 44, Sei Agul, Kec. Medan Baru, Kota Medan

Steak Dagingnya Dibakar Dengan Arang Teksturnya Juicy Lezat

Mengapa The Obonk Steak terbilang otentik, rahasianya daging premium yang dibalur saus barbekyu khas pak Sugondo dibakar dengan arang, sehingga tekstur daging yang dibakar sempurna menciptakan kesan juicy yang lezat. Tentu sangat berbeda dengan daging yang dipanggang menggunakan oven, bahkan efek garis yang ada pada daging juga menjadi ciri khas daging yang dibakar menggunakan tatakan pembakaran. Api yang sangat panas tersulut dari arang, kemudian api dengan suhu panas optimal membakar daging, diperlukan tangan ahli yang mengerti tingkat kematangannya sehingga masak merata. Saya beruntung bisa melihat langsung bagaimana proses daging steak ini dibakar, dan dibolak-balik agar masak merata.

obonk steak medan

Untuk Kelas Restoran Steak Daging Premium, Harga Terbilang Terjangkau

Bisa dibilang The Obonk Steak merupakan tempat makan steak favorit tahun 90 sampai 2000an, dengan kualitas rasa yang masih sama dan bersaing dengan merek-merek resto steak lainnya. Sekelas steak daging premium harga terbilang masih terjangkau, kamu bisa lihat harga menu steak obonk Medan di sini.

Daftar Menu dan Harga

Daftar menu steak daging berserta harga steak obonk 2022 diulas berdasarkan cabang Steak Obonk kota Medan mungkin ada sedikit perbedaan di cabang kota lainnya. Jika kamu mencari di pencarian terkait daftar harga menu steak obonk Jogja, Medan, Bali Denpasar, Jatiwaringin Jakarta, Batam, Solo Surakarta, Buaran Pekalongan, Rawa Belong Jakarta Selatan. Mungkin ini bisa menjawab pencarian kamu.

harga menu the obonk steak

harga menu the obonk steak
harga menu the obonk steak

Dimana The Obonk Steak Medan?

Alamat terdekat, Jl. T. Amir Hamzah No.42 – 44, Sei Agul, Kec. Medan Baru, Kota Medan
Bisa diklik untuk langsung ke Gmaps The Obonk Steak Medan

Alamat Steak Obonk BATAM Terdekat

Ruko Greenland Jl. Raja M Tahir No.15, Tlk. Tering, Batam

Alamat Steak Obonk SURAKARTA Terdekat

Jl. Prof. DR. Supomo No.11, Sriwedari, Surakarta

Alamat Steak Obonk JAKARTA Terdekat Duren Sawit

Jl. Raden Inten II, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur

Alamat Steak Obonk JAKARTA Terdekat Jatiwaringin

Jl. Jatiwaringin No. 32B, Jakarta Timur

Alamat Steak Obonk BALI Terdekat

Jl. Teuku Umar No.35, Dauh Puri Klod, Denpasar

the obonk steak

Fasilitas Nyaman Dan Ramah Untuk Semua Kalangan

Ulasan fasilitas tempat makan the obonk steak cabang kota Medan.

  • Ruang tertutup VIP berAC diperuntukkan bagi yang ingin menyantap steak daging dengan menikmati aroma steak dagingnya, ruangan umum juga nyaman dan sejuk.
  • Parkiran luas dan aman, hampir seluas lapangan sepak bola, tapi inilah kelebihannya jadi tidak perlu khawatir kehabisan tempat parkir, pengalaman santai menikmati makanan tanpa mengkhawatirkan kendaraan di parkiran.
  • Mushola bersih dan dikelola dengan baik, tidak terlalu luas namun cukup untuk sholat bergantian.
  • Toilet bersih dan nyaman, tempat cuci tangannya menjadi sekat pemisah ke toilet.
  • Tersedia baby chair bagi keluarga yang membawa bocah kecil.
the obonk steak

Tempat makan dan fasilitas lengkap mungkin berbeda dengan The Obonk Steak zaman dulu, tapi yakinlah harga dan rasa masih tetap sama bagi yang sudah familiar dengan steak daging legendaris ini.

Dari review bisnis kuliner The Obonk Steak Medan, pelajaran bisnis apa yang bisa kamu kutip, yuk cerita di kolom komentar.

Leave a Comment